pengertian sumbangan - An Overview
pengertian sumbangan - An Overview
Blog Article
Menurut ajaran Islam, berbagi tidak hanya tentang memberikan harta atau materi kepada orang lain, namun juga bisa berupa senyuman, doa, atau waktu untuk mendengarkan keluhan orang lain. Dengan berbagi, kita dapat merasakan kebahagiaan yang sejati dan mendapatkan berkah yang melimpah dari Allah SWT.
Mendapatkan Berkah: Allah menjanjikan pahala dan berkah bagi mereka yang suka berinfak dan bersedekah.
Berbagi menurut Islam tidak hanya terbatas pada harta, tetapi juga dapat dilakukan melalui perbuatan baik, nasihat, atau memberikan waktu dan tenaga kita untuk membantu orang lain. Jadi, meskipun kita tidak memiliki banyak harta, masih ada banyak cara untuk berbagi dan berbuat kebaikan dalam Islam.
... ۖ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ..
آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنْفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَأَنْفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ
Jika seseorang mengerti cari disini dan pahami, investasi dan infak di jalan Allah sama sekali tidaklah mengurangi harta. Cobalah renungkan baik-baik firman Allah Ta’ala,
Dengan menyadari bahwa apa yang kita miliki hanyalah titipan Allah semata, maka budaya saling berbagi dan peduli dalam Islam pun begitu kuat.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
Selain itu, berbagi juga dapat meningkatkan rasa kasih sayang dan persaudaraan antar umat manusia. Dengan saling membantu dan peduli terhadap sesama, kita dapat mempererat tali persaudaraan dan menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan penuh keberkahan.
Saat ini banyak lembaga amal yang menawarkan application berinfak dan bersedekah. Kita bisa bergabung dan ikut serta dalam plan-program tersebut, yang biasanya sudah terorganisir dengan baik.
Ketika telah meraih dan mencapai kesuksesan, kadang seseorang lupa daratan. Ketika bisnis di puncak kejayaan, manusia pun lupa akan kewajiban dari harta yang mesti dikeluarkan dan lupa untuk saling berbagi.
فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى * وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى * فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى
25. "Sebagai seorang beriman, aku tidak boleh lupa bahwa kebutuhanku untuk bersedekah akan selalu jauh lebih besar daripada kebutuhan mereka yang menerima sedekah dariku." – Nouman Ali Khan
ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ * الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ
Report this page